COMING

Senin, 22 April 2013

Strategi Menyusun Rencana Liburan




Liburan memang mengasikan, apalagi jika Anda jeli mengatur jadwal perjalanan Anda pasti liburan Anda akan berjalan maksimal. Rencana perjalanan memang perlu dibuat sebelum Anda melakukan perjalanan liburan. Jangan sampai liburan Anda berantakan hanya karena Anda tidak mempunyai rencana yang pasti. Berikut adalah beberapa trik mudah yang bisa membantu Anda merencanakan perjalanan liburan Anda:
Data tempat-tempat yang wajib Anda kunjungi
Pertama yang paling penting yang harus Anda lakukan yaitu mendata tempat-tempat apa saja yang akan Anda kunjungi dalam liburan Anda. Semua tempat harus di data dengan benar jangan sampai ada yang terlewatkan, termasuk tempat hiburan dan restoran.
Membagi tempat yang akan Anda kunjungi ke dalam beberapa wilayah
Setelah Anda menentukan dan mendata tempat mana saja yang akan Anda kunjungi Anda harus mencari tahu dengan pasti lokasi tempat itu berada. Anda bisa mencarinya menggunakan peta wisata atau internet. Setelah itu kelompokan berdasar lokasi-lokasi yang paling dekat hingga terkelompok menjadi per wilayahnya. Hal ini akan berguna, agar Anda tidak bolak-balik lokasi, karena sudah tahu bahwa tempat wisata tersebut ada dalam satu wilayah.
Hitung lama perjalanan Anda
Hitung lama perjalanan Anda, tentukan berapa lama Anda akan berlibur dan bagi berdasarkan banyaknya tempat wisata yang Anda kunjungi. Sehingga Anda bisa mengunjungi tempat wisata tujuan Anda tanpa kehabisan waktu.
Beli oleh-oleh
Anda harus ingat jangan langsung berburu oleh-oleh saat Anda baru tiba di tempat wisata. Anda harus menyiapkan waktu khusus untuk berburu oleh-oleh maupun berbelanja. Anda bisa menyelipkan waktu khusus di sela-sela perjalanan Anda atau jika Anda berlibur dalam beberapa hari Anda bisa meletakan satu hari khusus

Selasa, 09 April 2013

Mengenal Sahabat Sejati







Apakah arti Sahabat Sejati itu ?
Apakah kalian sudah menemukan yang disebut dengan Sahabat ?
Apakah kalian memiliki yang namanya Sahabat ?
ayo kita bersama belajar sedikit mengenai sahabat sejati..... 


v Jika berbuat baik kepadanya , maka ia juga akan melindungimu.
v Jika merapatkan ikatan persahabatannya dengannya ia akan membalasnya.
v Jika memerlukan pertolongan darinya , maka ia akan berupaya untuk menolongmu.
v Jika menawarkan kepadanya , ia akan menyambutnya.
v Jika ia memperoleh kebaikan darimu , ia akan menghargainya.
v Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu , ia akan berupaya mengingatkan dan menutupnya.
v Jika berdiam diri ( karena malu atau segan ) maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi.
v Jika bencana menimpamu maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu.
v Jika berkata benar kepadanya , niscanya ia akan membenarkannya.
v Jika merencanakan sesuatu kebaikan , maka ia akan membantu rencana itu.
v Jika engkau dengannya berselisih paham , niscanya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga tali persahabatan.


Minggu, 17 Februari 2013

Cara Menghilangkan Rasa Malas Belajar

Cara Menghilangkan Rasa Malas Belajar - Hampir setiap orang pernah mengalami rasa malas untuk melakukan sesuatu aktivitas. Terlebih-lebih bagi mereka yang berstatus sebagai pelajar, dimana dalam kesehariannya selalu bergelut dengan pelajaran-pelajaran di sekolah dan beberapa diantaranya mungkin tidak mereka sukai. Rasa malas memang sesuatu hal lumrah bila masih bisa dikontrol keberadaanya. Namun apabila rasa malas telah mengganggu dalam aktivitas, khususnya dalam belajar, maka tentu hal ini harus segera diatas sedini mungkin agar tidak berkepanjangan dan dapat merusak target-target yang akan dicapai, khususnya target nilai tinggi atau juara kelas di sekolah. Berikut ini adalah beberapa tips cara menghilangkan rasa malas belajar yang mungkin bisa segera Anda terapkan, dimana tips ini bisa Anda mulai dari hal-hal yang sangat sederhana, hingga merubah berbagai kebiasaan yang dapat membuat Anda menjadi bosan untuk melakukan aktvitas belajar.

1. Rasa kantuk kerap membawa dampak rasa malas belajar.

Hal ini dapat Anda hindari dengan cara mandi atau hanya sekedar membasuh muka.

2. Cara mengatasi malas juga dapat diatasi dengan cara mengubah posisi duduk

khususnya saat Anda sedang membaca. Dalam hal ini Anda bisa saja mencoba posisi berdiri sebentar ketika sudah kelamaan duduk dan membuat suasana belajar menjadi bosan. Namun dalam hal ini upayakan agar menghindari posisi dari duduk menjadi berbaring, sebab hal ini dapat membuat Anda kebablasan untuk terlelap tidur.

3. Berpindah ruangan dikala rasa bosan adalah salah satu solusi untuk mengatasi rasa malas.

Dalam hal ini Anda bisa mencoba berpindah ruangan dari kamar baca ke tempat yang lain. Baik ke berenda rumah, ruang tamu, atau bakan bisa juga berpindah ke dapur.

4. Melakukan penyegaran dengan cara pergi kehalaman rumah atau berdiri di dekat jendela

juga merupakan salah satu upaya yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa malas. Ketika Anda berada di halaman rumah atau berdiri di dekat jendala, maka saat itu Anda dapat menghirup udara yang segar, sehingga mampu menciptakan suasana menyegarkan, dan membuat rasa bosan dan kantuk akan hilang.

5. Mengatasi rasa malas dapat juga disiasati dengan cara mengganti kegiatan lain.

Berbagai kegiatan yang bisa Anda lakukan ketika rasa malas belajar sedang menyerang dapat dilakukan seperti merapikan rak buku, menyusun roster pelajaran dan sebagainya dan tentunya pekerjaan tersebut dapat membuat otot-otot Anda rileks kembali.

6. Berbincang-bincang dalam waktu sebentar dengan orang-orang terdekat dengan Anda

merupakan salah satu hal yang paling penting juga dilakukan dalam mengatasi rasa malas. Dalam hal ini Anda harus pastikan agar tidak lupa akan waktu, sebab tujuan berbincang-bincang disini adalah hanya untuk menumbuhkan semangat baru, tetapi bukan untuk ngobrol ngidul sampai tidak lupa dengan waktu.

7. Melepaskan rasa malas belajar karena faktor bosan juga dapat disiasati dengan cara pergi sebentar untuk membuat secangkir teh atau kopi.

Bila Anda tidak suka minum teh atau kopi, maka sebagai alternatif Anda juga bisa mencoba membuat minuman lain seperti susu atau juice.

8. Mengubah kebiasaan belajar Anda adalah hal yang paling berperan penting untuk mengatasi rasa bosan.

Bila selama ini Anda kerap belajar dengan cara menghafalkan berbagai isu tulisan buku, maka Anda bisa mencoba alternatif lainnya dengan cara mendengarkan berbagai kajian tentang pelajari melalui media Audio Visual, seperti halnya DVD yang diputar melalui Laptop Anda, atau bahkan bisa juga mendengarkan melalui alat perekam yang telah Anda sediakan sebelumnya seperti misalnya media ponsel atau tape recorder. Selain ke-8 cara yang sudah disebutkan diatas, maka Anda juga dapat mencoba membaca atau mendengarkan berbagai kata-kata motivasi dari orang lain yang bisa ditemukan pada buku atau juga di media internet. Selain itu hal paling utama yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa malas belajar adalah dengan kemauan diri Anda sendiri. Tanpa ada kemauan, maka tentunya rasa malas tidak akan pernah dapat diatasi.

Minggu, 15 April 2012

5 Pemicu Pria Berselingkuh

Ini informasi buat para wanita agar dapat mengetahui bahwa pasangannya berselingkuh karena dipicu oleh apa.Kalau ingin tahu silakan simak 5 pemicu sehingga pria berselingkuh dibawah ini.

1. Uang

Banyak orang yang berpendapat saat pria dalam keadaan mapan, risiko melakukan perselingkuhan semakin besar. Hal itu bisa terjadi karena ia memiliki segalanya dan mudah saja melakukan perselingkuhan. Terutama bila istrinya sangat bergantung dalam hal ekonomi padanya. Kondisi tersebut juga bisa membuatnya lebih mudah dimaafkan karena alasan kekhilafan. Hal ini bukan berarti pria yang belum mapan tidak melakukan perselingkuhan. Tetapi, kondisi yang mapan ini bisa menjadi pemicu perselingkuhan.

2. Status dan kekuasaan

Harta, tahta dan wanita memang menjadi ujian bagi pria. Saat status sosial atau jabatan seorang pria menjadi lebih tinggi banyak sekali godaan yang menghampirinya termasuk untuk berselingkuh. Akan makin banyak wanita yang menggoda dan mendekatinya karena status dan kekuasaannya. Kesempatan untuk melakukan perselingkuhan pun menjadi lebih besar.

3. Merasa tersisih

Seringkali kesibukan istri membuat suami merasa tersisihkan. Terutama jika sang istri juga bekerja dan sesampainya dirumah sibuk mengurus rumah dan anak-anak. Jika pria tidak bisa mengatasi perasaan tersisihnya dalam keluarga, perselingkuhan pun bisa dilakukan. Pria bisa mencari kehangatan dari wanita lain dan kembali ke rumah seolah tidak terjadi apa-apa.

4. Iseng

Rasa iseng juga bisa menjadi awal perselingkuhan. Misalnya saling berkirim sms dengan wanita yang baru dikenalnya atau chatting dengan wanita lain. Keisengan tersebut pun bisa berlanjut menjadi hubungan yang lebih intim.

4. Internet

Internet juga memicu pria melakukan perselingkuhan. Bisa melalui laman jaringan sosial atau chatting dengan wanita yang baru dikenalnya di dunia maya. Berselingkuh di dunia maya bisa lebih mudah dan tidak terlalu berisiko.

Sabtu, 07 Januari 2012

Rahasia Tampil Fotogenik ...

Gara-gara ponsel berkamera, kini orang tak malu-malu lagi untuk berpose yang aneh-aneh, banyak pula yang ingin tampil seksi dan cantik. Akan tetapi tidak semua orang terlihat fotogenik sehingga sering merasa kecewa dengan hasil foto.

Tapi tak usah buru-buru berkecil hati, sebab Davis Factor yang berprofesi sebagai fotografer selebritas bersedia membuka kartunya untuk Anda.
Berikut ini adalah sejumlah rahasia yang membuat para model terlihat begitu mengagumkan pada sampul majalah:

Wajah berkilau

Wajah berkilau tidak sama dengan wajah berminyak. Berhati-hatilah dengan flash kamera karena dapat membuat wajah terlihat super mengilap akibat minyak yang diproduksi wajah. Jaga riasan agar tetap sempurna denganmenekankan kertas minyak (blotting paper) pada area-area yang diperlukan seperti daerah T, kening dan hidung misalnya.

Perhatikan pencahayaan yang digunakan pada saat pengambilan foto. Cahayayang disorot dari atas akan menciptakan efek bayangan pada wajah, terutama di bagian bawah mata. Jadi ketika Anda difoto baik di dalam maupundi luar ruangan, usahakan berdiri di balik matahari atau menjauh dari cahayayang terlampau ekstrim. Selain itu, naikkan dagu sedikit pada saat difoto.

Senyum natural

Salah satu cara untuk membuat wajah terlihat lebih berkilau adalah dengan menambahkan efek mengilap pada bibir dengan menggunakan lipgloss.Pastikan Anda sudah menyikat gigi hingga bersih agar dapat memamerkan .

Senyum penuh percaya diri.

Ketika difoto pastikan Anda berada dalam kondisi relaks dan nyaman agar senyuman yang tersungging di bibir tampak natural , bukan menyeringai aneh. Untuk mengetahui seperti apa senyum terbaik Anda, tidak ada salahnya berlatih tersenyum di depan cermin terlebih dahulu. Usahakan untuk tidak memamerkan terlalu banyak gigi dan gusi seperti yang Anda lakukan saat tertawa.

Tubuh langsing

Tiru trik berikut ini untuk membuat Anda terlihat lebih tinggi dan langsing di dalam foto: berdiri tegak dengan posisi agak menyamping sehingga salah satu bahu berada pada posisi lebih dekat dengan kamera. Jika sudah mendapatkan posisi yang paling nyaman, pandang lurus lensa kamera.

Berhati-hatilah dengan kameramen yang ukuran tubuhnya lebih pendek daripada Anda. Sebab, posisi lensa yang berada di bawah garis mata bisa membuat dagu terlihat berlipat dan tentu saja tidak seksi. Posisi lensa terbaik adalah yang berada sejajar atau lebih tinggi dari garis mata Anda. Untuk mengakalinya, arahkan dagu ke depan beberapa inci dari biasanya.

Mata memukau

Untuk mendapatkan tatapan mata yang tajam memukau, padukan eyeshadow berwarna gelap pada kelopak mata, dan eyeshadow berwarna terang berkilau di area tulang alis. Setelah itu, jepit bulu mata dan pulaskan maskara untuk membuatnya terlihat lebih lentik, tebal, dan panjang.

Ingin Paha Seksi? Ini Tekniknya..

Mendapatkan bentuk paha indah dan seksi memang tidak mudah.
Namun dengan sedikit usaha serta tekad yang besar, siapapun dapat
memilikinya.

Salah satu cara mendapatkan paha yang indah adalah dengan melatih
otot-otot paha bagian dalam. Beberapa latihan dapat dilakukan untuk
mendapatkan paha yang indah.

Berikut adalah variasi-variasi untuk melatih otot paha bagian dalam.


Inner Thigh Lift

Berbaringlah ke arah kanan dengan posisi kaki kiri di atas kaki kanan.
Perlahan-lahan angkat kaki kiri ke atas hingga 12 cm. Tahan posisi itu
hingga lima detik, kemudian perlahan turunkan kaki kiri.Ulangi gerakan
tersebut hingga 10 kali dan lakukan hal yang sama dengan kaki kanan Anda.


Inner Thigh Squeeze

Berbaringlah dengan paha menjepit medicine ball (bola latih, red). Tekan
medicine ball tersebut ke dalam dengan paha Anda dan tahan dalam lima
detik. Renggangkan kembali dan jepit kembali hingga 10 kali.
Jika tidak mempunyai medicine ball, Anda bisa menggunakan bantal besar
untuk melakukan gerakan ini.


Inner Thigh Lunge

Berdirilah dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang. Perlahan
turunkan tubuh ke depan hingga kaki kanan lurus dan kaki kiri menekuk
dengan tubuh bagian atas tetap tegak lurus. Kemudian angkat kembali
tubuh Anda, namun jangan sampai kedua kaki kembali lurus.

Turunkan kembali tubuh Anda hingga ke posisi kaki kiri menekuk. Ulangi
gerakan ini hinga 10 kali repetisi dan lakukan hal yang sama dengan kaki
kanan Anda. Anda juga dapat melakukannya dengan menggenggam dua
dumbell untuk meningkatkan intensitas latihan.

Inner Thigh Climb

Berdirilah di tangga di bagian paling bawah dengan posisi miring dan tangan
berpegangan pada pegangan tangga untuk menjaga kestabilan. Angkat kaki
kanan Anda ke anak tangga pertama, lalu silangkan kaki kiri Anda ke anak
tangga kedua. Lakukan variasi ini hingga sampai ke anak tangga paling atas.

Selasa, 20 Desember 2011

how to use "who," "whom," and "whose,"

To understand how to use "who," "whom," and "whose," you first have to understand the difference between subjects, objects, and possessive forms.
Subjects do an action:
• He loves movies.
• She goes to school.
• We enjoy Chinese food.
Objects receive an action:
• The teachers like him.
• Thomas knows her.
• The actor smiled at us.
Possessive forms tell us the person something belongs to:
• His bike is broken.
• I like her new book.
• The teacher graded our homework.
"Who" is a Subject Pronoun
"Who" is a subject pronoun like "he," "she" and "we" in the examples above. We use "who" to ask which person does an action or which person is a certain way.
Examples:
• Who made the birthday cake?
• Who is in the kitchen?
• Who is going to do the dishes?
"Whom" is an Object Pronoun
"Whom" is an object pronoun like "him," "her" and "us." We use "whom" to ask which person receives an action.
Examples:
• Whom are you going to invite?
• Whom did he blame for the accident?
• Whom did he hire to do the job?
"Whose" is a Possessive Pronoun
"Whose" is a possessive pronoun like "his," "her" and "our." We use "whose" to find out which person something belongs to.
Examples:
• Whose camera is this?
• Whose dog is barking outside?
• Whose cell phone keeps ringing?
"Who," "Whom" and "Whose" in Indirect Questions
The sentence below contains an example of an indirect question:
• I don't know whom he invited.
Such sentences usually start with a phrase such as: "I am not sure" or "He doesn't know" or "We don't care." Just ignore the first part of the sentence and look at the indirect question when deciding whether to use "who," "whom" or "whose." Ask yourself if the indirect question requires a subject, object, or possessive form.
Examples:
• He doesn't know who the boss of the company is. subject of the indirect question
• I don't care whom you invite. object of the indirect question
• She isn't sure whose car that is. "Whose" shows possession of car.
"Who," "Whom" and "Whose" in Adjective Clauses
The sentence below contains an example of an adjective clause:
• I know the man who won the contest.
Adjective clauses are used to describe a noun in the main sentence. In the example above, the adjective clause tells us about "the man." Just ignore the main sentence and look at the adjective clause when deciding whether to use "who," "whom" or "whose." Ask yourself if the adjective clause requires a subject, object, or possessive form.
Examples:
• We knew the actress who starred in the movie. subject of adjective clause
• They hired the man whom we interviewed last week. object of adjective clause
• She knew the family whose house we bought. "Whose" shows possession of house.
"Whom" Less Common
The form "whom" is becoming less and less common in English. Many native English speakers think "whom" sounds outdated or strange. This trend is particularly common in the United States. Especially when combined with prepositions, most people prefer to use "who" as the object pronoun. To most native English speakers, the examples below sound quite natural.
Examples:
• Who did you come to the party with?
• I don't know who he gave the book to.
• That is the woman who I was talking to.
• Who did you get that from?
• Do you have any idea who he sold his car to?
• That is the person who I got the information from.